Judul yang sedikit aneh. Iya nggak. wkekeke. Ingat Waktu, Ingat Ibadah, Ingat Keluarga. Tidak bisa dipungkiri bahwa kegiatan ngeblog memang asyik dan sangat menyenangkan. Kita bisa mengekspresikan seluruh imajinasi kita di dalam blog kita. Mau curhat tentang tips patah hati, curhat tentang adsense, curhat tentang seminar, curhat habis melihat video bugil cewek sma, curhat menulis bahasa inggris, atau mau menginformasikan tentang update group band alexa, semua bisa dilakukan lewat blog. Asyik bukan.

Memang ngeblog sangat mengasikkan dan dijamin Anda tidak akan merasa bosan. Namu kadang-kadang kita jadi lupa terhadap kehidupan bermasyarakat kita. Weh, nyerempet masalah sosial niy. Iya. Lingkup kecil kehidupan bermasyarakat adalah keluarga. Ingat waktu yang saya maksud adalah, apabila sudah di depan komputer dan sedang asyik update blog-blog kita yang mungkin jumlahnya ribuan puluhan, sangat menyita waktu. Kalau sudah begini, kita harus ingat bahwa kita punya keluarga. Wah mbahmul kayaknya ga bisa online terus niy, atau mbahmul lagi dimarahi istri gara-gara sering ngeblog niy.. wekekke. SALAH BESAR kalau mikirnya seperti itu. Saya sendiri dalam urusan ngeblog sudah didukung 10000% oleh istri saya (oh ya nama istri saya Novita Laila Kartikasari – barangkali ada blogger yang dulu teman sekolahnya :D ). Malam hari sebelum ngeblog, sering dibuatin susu hangat, atau teh hangat, atau dibuatin camilan macam popcorn/ dibeliin kacang kulit. Kalau begitu, ingat keluarga yang mbah maksud seperti apa?

Ingat waktu untuk keluarga itu adalah cara kita membagi waktu antara jam ngeblog dengan refresing jalan-jalan atau sekedar ngobrol di rumah sambil bercanda dengan anak istri. Lha saya kan masih bujangan mbah (”Ngece Mode ON”). Ini yang bahaya. Meskipun Anda bujangan, bahkan masih jomblo, Anda kan punya keluarga, bapak, ibu, adik, kakak. Ingat Waktu. Biasanya pemuda kreatif macam ini mampu menghabiskan waktunya berjam-jam di warnet. Sampai-sampai pulang pagi adalah hal yang biasa. Memang sih, kegiatan ngeblog lebih asyik dilakukan di malam hari karena biasanya warnet sudah mulai sepi sehingga koneksi internet jadi lebih cepet. Namun kalau setiap hari ngeblog nya malam sampai dini hari, saya yakin kalau pagi hari sampai siang hari digunakan untuk TIDUR ngleker mendengkur. Betul ga. Sehingga lupa kalau dirumah sebenarnya ada kegiatan sosial yang harus dilakukan seperti sarapan bareng bersama keluarga, nyapu rumah, say hello kepada tetangga, ngepel rumah, dll.

Kalau pada waktu penghuni rumah pada bangun, dan melihat kita masih tidur dan setiap hari begitu, apa tidak sebel seisi rumah? Meskipun kita memberikan alasan bahwa kita bekerja di malam hari, NGEBLOG – pekerjaan yang belum diakui oleh masyarakat banyak, saya yakin penghuni rumah yang lain belum bisa menerima akan hal itu. Namun kalau kita bagi waktu kita, mungkin siang hari bisa ngeblog, kemudian malam malam hari dilanjutkan lagi tapi tidak sampai larut malam sehingga waktu istirahat cukup, dan pagi hari kelihatan bugar, gimana tanggapan seisi rumah, pasti beda :d.

Yang lebih parah lagi, jangan sampai kita diusir dari rumah gara-gara ngeblog :d. Ra ilok. Dan satu hal lagi, jangan sampai kita juga lupa terhadap si pemberi Dolar pada kita. Wah, google mbah? bukan. Tapi yang nyiptain dunia ini,dan yang membuat pasar besar madiun kebakaran. ingat Ibadah jangan sampai terlupakan demi Dolar yang pasti bisa habis.

Nasehat ini saya tujukan untuk diri saya sendiri dan untuk pembaca setia blog bisnis internet dan campuran ini. Sekian..