Kota Madiun yang lahir pada tanggal 20 Juni 1918 akan berulang tahun yang ke 91. Hari Jadi Kota Madiun ke 91 Tahun 2009 jatuh pada tanggal 20 Juni 2009. Meskipun demikian, kegiatan-kegiatan dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Madiun sudah dimulai sejak tanggal 6 Juni 2009 yakni Pameran Perpustakaan.
Kegiatan Pameran perpustakaan ditempatkan di Hall Stadion Wilis kota Madiun setiap pukul 08.00 s/d 20.00. Kegiatan-kegiatan lain dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Madiun ke 91 tahun 2009 seperti semaan alquran, Parade drum Band, Pentas Dalang Lokal, Bedah Rumah, dll.
Selain acara bedah rumah yang akan diselenggarakan pada bulan Juli 2009, Tahun ini dibawah kepemimpinan bapak walikota baru, H. Bambang Irianto, SH. MM berencana mendatangkan dalang kondang Ki Manteb Sudarsono pada tanggal 26 Juni 2009. Pagelaran wayang kulit dalang kondang itu akan dihelat di depan Kantor Balaikota mulai pukul 19.30. Jadi siap-siap saja bagi Anda warga Madiun pecinta budaya wayang kulit, jaga fisik, jangan sampai sakit untuk menyaksikan aksi panggung tangan sakti Ki Manteb Sudarsono memainkan wayangnya.
Tidak itu saja. Peringatan Hari Jadi Kota Madiun yang ke 91 insa Alloh juga akan dimeriahkan oleh UJe. Tau kan UJe? Iya, Ustadz Jefri Al-Buchory. Beliau akan hadir dalam pengajian akbar yang akan diselenggarakan pada tanggal 22 Juni 2009 di Masjid Baitul Hakim (Masjid Agung Alun-Alun) pukul 19.00.
Selain ketiga acara utama diatas, masih banyak acara-acara lain seperti jalan santai, lomba senam, dll.


Trus opo maneh mbah? Kok acarane ra bedo karo jaman e pak Koko’?
Ayo gawe sing anyar ngunu loh…misal e nambahi hotspot gratisan by pemkot *ndak by telkom*
*padahal harapanku ono perubahan nek walikotane anyar*
Medion wes tuwek ya mbah…
+simply iwan : lha, bedah rumah, wayang kulit dalang kondang, nikah masal kayaknya baru tuh mas. Pelan-Pelan, pasti banyak perubahan kok…:)
+nug : iyu…
Kritik terus Nug… :d
YAh Slamet ja yo!!!
Bentambah tuek….
Tambah marem…
semoga menjadi lebih baik dan semakin berkembang, berumur berisi
mantap
. enek ustadz jefry
melu wae mbah
. sapa ruh entuk jodo neng kono. wuakakaka
mantep iku mbah
Walaupun rangkaian kegiatan Hari Jadi pada tahun ini “disederhanakan” karena berdekatan dengan Pilpres.., semoga tetap dapat memberikan manfaat bagi warga Kota Madiun.
selamat pak Bambang
Pak mohon alun-alun dibersihkan dari pengamen.