Google Translate, salah satu alternative media translate bahasa Indonesia – Inggris atau Inggris – Indonesia, ternyata sudah tersedia. Dapet informasi ini dari mas jacky supit.  Mas jacky sudah membuktikan sendiri keampuhan media translate itu dan kesalahan memang sangat minim, bahkan kalau saya mentranslate baik dari Indonesia -> Inggris atau Inggris-> Indonesia tidak akan sebaik itu. Mantap mas Jacky. Sebenarnya mas Jacky juga nggak menyadari sudah ada fasilitas itu.

Okedeh, sekarang tambah satu lagi media translate yang bisa mempermudah saya untuk ber Inggris ria. Sebelumnya saya masih mengandalkan toggeltext.com dan sederet.com sebagai media translate mentranslate. Bedanya, kalau toggletext banyak yang mengeluhkan tentang grammer yang amburadul walaupun sebenarnya kita tidak bisa menyalahkan toggletext, karena disisi lain, konten bahasa indonesia kita juga harus benar dulu apabila mau ditranslate ke bahasa Inggris.

Oke, kembali ke google translate, sekarang google sudah memberikan fasilitas tersebut. Menurut saya (ini menurut saya loh :D ), Bahasa Indonesia sudah diakui oleh mereka (google). Disisi lain kita harus Waspada (Warning !!!). lha kenapa? sekali lagi ini menurut saya loh hehe…. Ini berkaitan dengan kopas mengkopas, Kalau kita mendapat artikel dalam Bahasa Indonesia kemudian kita translate memakai google translate, tanpa dirubah sama sekali, memang itu bisa dikatakan tidak akan duplikat konten. Sekarang coba Anda bayangkan andaikan artikel itu adalah artikel yang penting atau populer, ditemukan oleh dua orang kemudian sama-sama ditranslate pakai google translate dan tanpa diedit langsung diposting ke blog masing-masing. Apa jadinya sodara? Duplikat to :D . Apa ada yang seperti itu mbah? kemungkinan ada.

Selain itu, artikel kopasan tadi juga bisa dideteksi oleh admin Google dengan menggunakan google translate akan diketahui artikel mana yang di kopas dan yang bajakan :D . Itu hanya analisa saya saja. Selanjutnya terserah  anda.. Mungkin analisa saya ini terlalu mengada-ada. Iya sih, tapi itu menghantui benak saya yang kadang kopas dari satu artikel ke artikel yang lain.

Saran saya, kalau kopas jangan keseluruhan deh. Ubah dikit dengan penambahan atau pengurangan.