Archive for the ‘paid review’ Category

Paid Review oh Paid Review

Saturday, December 27th, 2008

Seperti kata simbahnya mas iwan kalau “Mendung itu ndak akan selamanya di langit“, dunia Paid Review juga mengalami “Mendung” yang sampai saat ini belum terlihat tanda-tanda “cerah” atau “hujan” sekalipun. Banyak orang bilang (banyak nggak ya):peluk: ini karena pengaruh krisis global yang melanda negara adikuasa **== . Memangsih kebanyakan Advertiser Paid Review (yang pernah saya kerjakan” kebanyakan berasal dari negaranya Barrack Obama itu.

Kalau sudah begini, jadi inget masa-masa banjir job dari Paid Review, setiap online selalu berharap ada job yang nyantol di akun, walaupun 3 hari sekali masih lumayan buat bayar telkomsel flash. Namun kalau inget-inget masa-masa itu malah semakin stress.

Paid Review oh Paid Review. Riwayatmu kini…..

Cara Untuk Mencairkan Penghasilan Adsense Melalui Paypal

Friday, December 26th, 2008

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa selama ini Pubisher Google Adsense menerima bayaran daam bentuk cek yang bisa diuangkan melalui CitiBank. Dan menurut pengalaman para senior yang telah berulang kali menerima bayaran Adsense, yang menggunakan layanan biasa, baru bisa terima cek 2 bulan setelah pendapatan mencapai $100. Kemudian untuk mencairkannya memakan waktu sekitar 1 bulan. Jadi Publisher Adsense harus bersabar selama 3 bulan setelah mencapai minimal payout yaitu sebesar $100. Capek ya nunggunya. Seandainya ada Cara Untuk Mencairkan Penghasilan Adsense Melalui Paypal, kemungkinan proses yang panjang dan lamaa itu bakalan tidak ada. (more…)

Apa Kabar Sodara?

Saturday, December 20th, 2008

Hallo. Apa Kabar sodara. Seminggu lebih tidak mengudara dan tidak mengetahui perkembangan terbaru di dunia blogger. Memang sejak tanggal 10 kemarin, Ada acara kondangan hehe…Kangen banget dengan blog ini yang telah melahirkan banyak hal seperti teman, persaudaraan, perdebatan, tambatan hati, kebahagiaan lain. Bagaimana kabar Anda? BAgaimana kabar bisnis online Anda? SEmoga semua baik-baik saja.

Baik bagaimana mbah? Job Paid Review sepi, Dolar melemah, Trafik blog turun, Cek dari mbak google belum nyampe rumah, Indonesia Kalah dari Thailand, de el el. Mmm…Hanya satu hal yang bisa mbah katakan….”Syabarrrrr”.. ;;)Kalau Job dari Paid Review sepi, (more…)

Paid Review bikin Jantung Deg-degan

Friday, November 7th, 2008

Mengikuti bisnis online seperti Paid Review dimana kita dibayar untuk mereview sebuah website atau product dari broker (bener ga istilahnya :D) adalah hal yang bisa memicu jantung menjadi deg-degan, gelisah (geli-geli basah), dan mabuk kepayang. Weh kenapa mbah kok bisa begitu. Ini benar-benar saya alami. Mau cerita yang bikin deg-degan atau gelisah atau mabuk kepayang dulu niy?. Oke deh mbah mau bahas satu-per satu mulai dari yang nggak enak-enak mengenai Paid Review.
(more…)

Antara Paid Review, Adsense, dan Blokwalking

Tuesday, October 21st, 2008

Akhir-akhir ini pekerjaan saya sepertinya banyak dan banyak. Pekerjaan yang saya maksud adalah pekerjaan utama saya sebagai seorang abdi negara yang harus bisa dan mampu untuk menyelesaikan perkerjaan itu. Disela-sela itu saya gunakan untuk ngeblog. Cari duit tambahan maksudnya. Untuk job dari Paid review Alhamdulillah ada walaupun tidak terlalu banyak. Sedangkan blog khusus Adsense harus diupdate setiap hari untuk mengejar setoran (trafik) supaya bisa nembus minimal 200/hari. Dua hal itu yang membuat blog ini jadi jarang disentuh atau dijamah bahkan disetubuhi. wekekek

Dan hari ini agak lebih longgar (walaupun nanti siang jam 12 an sudah ada pekerjaan lagi), pas buka blog pribadi ini, komentar pertama dari mas vicky yang sedikit protes karena saya tidak pernah blogwalking ke blog mas vicky. Mohon maaf kalau belum bisa blogwalking karena memang biasanya saya blogwalking dari blogroll blog saya yang ini maupun yang ini. Dan seingat saya dulu mas vicky tidak mau tukeran link dengan saya karena PR saya masih 0 dan alexa masih diatas 1 jutaan. Bukannya saya tidak mau blogwalking, sebenarnya saya juga sering ke blognya mas vicky cuma tidak meninggalkan jejak dikarenakan ya itu tadi , pekerjaan yang menumpuk.
(more…)